Perantara Suap Emirsyah Tolak Bicara Diperiksa KPK

Jakarta – Dirut PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo tidak mau berkomentar setelah diperiksa terkait kasus dugaan suap yang melibatkan eks Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar. Soetikno dipanggil KPK sebagai statusnya sebagai tersangka.

“Tanyakan pada penyidik saja ya,” kata Soetikno dan langsung meninggalkan Gedung KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2017)

Dia tidak membantah pertanyaan tentang keterlibatannya dalam perkara ini. Dia lebih memilih menghindari pertanyaan dari wartawan dan langsung pergi.

Soertikno diduga menjadi perantara suap yang diduga berkaitan dengan pengadaan 50 pesawat airbus dan mesin pesawat dari Rolls-Royce. KPK menduga kejadian suap tersebut terjadi pada periode Emirsyah saat menjabat Dirut PT Garuda Indonesia.

KPK menduga Emirsyah menerima suap dalam bentuk uang dan barang, antara lain dalam bentuk mata uang euro sebesar 1,2 juta euro dan USD 180 ribu atau setara dengan Rp 20 miliar. Emirsyah juga menerima suap dalam bentuk barang dengan total harga USD 2 juta.

Rolls-Royce juga sudah menyampaikan permintaan maaf perihal pengungkapan kasus korupsi yang menjeratnya. Rolls-Royce juga diberi denda sebesar 671 juta pound sterling atau setara dengan Rp 11 triliun.

Akan tetapi, Emirsyah sudah angkat bicara tentang kasus yang melandanya. Ia membantah tuduhan KPK yang menyebutkan telah menerima suap dari Rolls-Royce.

Sumber: Detik.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s