Sebut Melania Trump Pelacur, Jurnalis AS Meminta Maaf

Washington DC – Seorang jurnalis New York Times (NYT) menyebut Ibu Negara Melania Trump sebagai ‘pelacur’. Ia harus meminta maaf secara publik kepada Melania.

Insiden ini berawal dari seorang aktris dan model AS Emily Ratajkowski yang membongkar isi percakapannya dengan jurnalis NYT Jacob Bernestein saat mereka menghadiri pesta privat. Via akun Twitternya pada Senin (13/2), Ratajkowski mengatakan bahwa Bernstein menyebut Ibu Negara AS sebagai ‘Hooker’ atau Pelacur.

Ratajkowski tidak langsung menyebut pelaku dari kejadian tersebut. Namun karena ia memiliki banyak pengikut, perkataan tersebut menjadi bahasan besar.

“Duduk di sebelah jurnalis dari NYT semalam, yang memberitahu saya bahwa ‘Melania adalah seorang pelacur’. Apapun pandangan politikmu, sungguh krusial untuk menyebut perilaku ini sebagaimana mestinya: slut-shaming. Saya tidak peduli soal foto telanjangnya atau sejarah seksualnya dan seharusnya orang lain juga demikian,” ujar Ratajkowski dalam sejumlah upload-an di twitternya.

Slut-shaming adalah aksi memberikan stigma pada perempuan yang terlibat dalam perilaku yang dinilai provokatif secara seksual.

Ratajkowski adalah seorang model yang pernah tampil dengan keadaan busana yang terbuka. Ia juga pernah membintangi film Hollywood ‘Gone Girl’ yang hampir setiap adegannya menggunakan busana yang hampir telanjang.Saat kampanye pilpres kemarin, ia dikenal publik sebagai pendukung Senator Vermont Bernie Saders yang mencalonkan diri sebagai salah satu capres Partai Demokrat.

Tak mau tinggal diam, Ibu Negara AS itu melontarkan pujian juga di akun Twitter pribadinya “Tepuk tangan untuk seluruh wanita di dunia yang berani bersuara, berjuang dan mendukung wanita lainnya! @emrata #PowerOfEveryWoman #PowerOfTheFirstLady,” saut Melania.

Setelah insiden tersebut ramai dibahas oleh banyak orang, Bernstein akhirnya meminta maaf yang juga melalui akun twitternya “Saya ingin mengakui kesalahan yang saya perbuat. Mengobrol di sebuah pesta yang saya pikir percakapan pribadi, saya melontarkan komentar bodoh soal Ibu Negara,” ucap Bernstein

“Redaktur saya telah menegaskan bahwa perilaku saya tidak sejalan dengan standar Times (NYT), dan saya sepakat. Kesalahan saya, merujuk pada rumor yang tidak berdasar, semoga tidak berdampak pada orang lain dan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya,” tambahnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s