Bom di Mogadishu, Menewaskan 34 Orang

Presiden baru Somalia, Mohamed Abdulahi Mohamed mengunjungi korban korban yang terluka akibat bom mobil yang meledak pada hari Minggu (19/2/2017) kemarin. Presiden Mohamed juga menawarkan imbalan $100,000 kepada siapapun yang dapat memberikan informasi uang bisa membantu mengetahui siapa yang memasangkan bom tersebut.

 

Ledakan dari bom tersebut terjadi di tengah pasar yang berada di bagian barat pusat kota, ucap Kapten Polisi Muhamed Hussein.

“Pengeboman tadi sangat mengerikan dan merupakan tindakan barbar yang ditujukan untuk membunuh warga sipil.” tutur Kapten Polisi dari tempat kejadian.

Sabriye Abdullahi, seorang supir ambulans mengatakan bahwa sebagian korban yang terluka meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. “Kebanyakan dari mereka mendapatkan luka bakar tingkat tiga dan yang lainnya lagi terbakar parah hingga tidak bisa dikenali.”

Ledakan berasal dari mobil yang terparkir di dekat restoran meledak saat para pembeli sedang ada di dalam pasar, ucap komisiaris distrik Ahmed Abdulle.

Muhammad Haji, seorang penjagal yang terkena serpihan bom, menunjuk ke arah toko baju di area yang dihancurkan oleh ledakan tersebut. “Seseorang memarkir mobil di sana dan pergi sebelum bom itu diledakan.” ujarnya.

Terdengar isak tangis para wanita di luar pasar seraya regu penolong memindah tubuh tubuh penuh darah dan korban yang terluka ke mobil ambulans.

“Pengeboman ini adalah pembantaian yang menyakitkan.” ujar Ali Mire, seorang tentara pemerintah yang sedang membantu temannya yang terkena serpihan bom.

Pengeboman yang cukup kuat ini adalah serangan besar pertama sejak presiden Somalia dilantik pada tanggal 8 Februari. Walaupun belum ada grup yang bertanggung jawab, hampir bisa dipastikan bahwa grup yang melakukan hal ini adalah pemberontak radikal islam Somalia, al-Shabab.

Menteri Luar Negeri Italia, Angelino Alfano, dalam pernyataan yang tidak mengindahkan pengeboman tersebut, “Italia akan tetap kukuh terhadap pihak Somalia dalam proses penstabilan… Bersama kita dapat mencegah para teroris menghambat terjadinya kedamaian dan  rekonsiliasi yang akan dilakukan.”

Italian Foreign Minister Angelino Alfano, in a statement condemning the attack, said that “Italy remains solidly on Somalia’s side in the process of the country’s stabilization.” He added that “together we will act so that the terrorists don’t succeed in stopping the path of peace and reconciliation that is underway.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s